Perpustakaan Sekolah dalam UU

images (12)

Perpustakaan Sekolah dalam UU No 23/2007

Sebagai salah satu sumber utama pembelajaran, perpustakaan menjadi sumber pustaka yang memiliki koleksi dengan karakteristik mulai dari terjemahan (translasi), alih aksara (transliterasi), alih suara ke tulisan (transkripsi), dan alih media (transmedia). Pustaka yang dimaksud meliputi media cetak (antara lain: buku, majalah, surat kabar), media elektronis (antara lain: berkas elektronis di disk, CD, internet) dan media foto/slide).
Kelayakan perpustakaan di sekolah/madrasah setidaknya harus memiliki: pertama, memiliki koleksi perpustakaan; Kedua, memiliki tenaga perpustakaan; Ketiga, memiliki sarana dan prasarana perpustakaan;Keempat, memiliki sumber pendanaan; dan Kelima, memberitahukan keberadaannya ke Perpustakaan Nasional.
Dalam UU N0. 43 tahun 2007, diamanatkan kepada perpustakaan yang berada di sekolah/madrasah diharuskan memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik. Selain itu, pendanaan perpustakaan di sekolah/madrasah dialokasikan paling sedikit 5 persen dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang di luar belanja pegawai dan belanja modal untuk pengembangan perpustakaan.
UU tersebut juga mengamanatkan, dalam menjamin mutu perpustakaan, setidaknya perlu dipenuhi Standar nasional perpustakaan yang terdiri atas: (a). standar koleksi perpustakaan; (b). standar sarana dan prasarana; (c). standar pelayanan perpustakaan; (d). standar tenaga perpustakaan; (e). standar penyelenggaraan; dan (f). standar pengelolaan.
Sementara dalam Permendiknas No. 19 tahun 2007, pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah perlu:

1) menyediakan petunjuk pelaksanaan operasional peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya;

2) merencanakan fasilitas peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pendidik;

3) membuka pelayanan minimal enam jam sehari pada hari kerja;

4) melengkapi fasilitas peminjaman antar perpustakaan, baik internal maupun eksternal;

5) menyediakan pelayanan peminjaman dengan perpustakaan dari sekolah/madrasah lain baik negeri maupun swasta.
Menurut Pustakawan UGM, Surahman, kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan perpustakaan sekolah/madrasah sangat luas.

Tidak hanya sekedar penataan buku, namun juga melakukan kegiatan

(1) Kebijakan dan prosedur yang diterapkan dalam perpustakaan,

(2) Manajemen Koleksi

(3) Pendanaan dan Pengadaan

(4) Manajemen Fasilitas

(5) Sumber Daya Manusia

(6) Perencanaan

Beberapa kendala dalam pengembangan perpustakaan di lingkungan sekolah/madrasah antara lain: minimnya pustaka yang dimiliki, rendahnya minat baca di kalangan pendidikan, dan sedikitnya alokasi dana yang diberikan untuk pengembangan perpustakaan.

Tentang firdaus

saya adalah seorng yang dilahirkan di Gampong sepeu, anak ke tiga dari lima bersaudara.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s