Ceritanya Trip to Malaysia – Kuala Lumpur

IMG_20180325_095728Memang saya merasa senang saat berada ditempat yang baru. Saya suka mengamati hal-hal yang tidak biasa saya lihat. Inilah alasan saya ingin berkunjung ke Negara tetangga yang satu ini, Malaysia. Dari pada mendengar hanya kata orang dan hanya membaca berita-berita yang berhubungan dengan negara tersebut.

Tepatnya 10 Maret 2018 saya berlibur ke Malaysia bersama dengan rekan-rekan PPMI. Hanya 3 hari 4 malam, cukup singkat.

Flash back dulu nih ya, jadi ceritanya kami dari beberapa pengurus DPD PPMI Aceh  akan pergi liburan ke Malaysia di bulan maret 2018 dari mulai bulan Januari kami sudah booking tiket pesawat dan hotelnya dibantu salah satu rekan yang mempunyai usah di bidang travel.

Lanjut nih, di hari sabtu saya dan rekan terbang pagi-pagi buta menuju ke Malaysia. Dan sebelum landing, saya mengamat-amati ke bawah, kenapa yang terlihat pohon-pohon sawit, mirip seperti di Aceh. Maksudnya tidak seperti Jakarta yang ketika mau landing kelihatan gedung tinggi, rumah yang padat & laut. Dan akhirnya kami sampai di KLIA 2, Sepang Malaysia.

Sesampainya di KLIA 2 (Kuala Lumpur International Airport 2), kami segera mencari pintu keluar dan mencari tempat pembelian ticket bus Go Kuala Lumpur.

KL Sentral

Ini yang pertama kali kami cari. Adalah KL Sentral yang sebelumnya kami baca bahwa tempat ini merupakan sentral transportasi di kuala lumpur. Karena tujuan kami ke daerah KLCC, maka kami perlu naik bus Go Kuala Lumpur, turun di KL Sentral kemudian menggunakan LRT ke KLCC. Sempat di tinggal teman sih waktu naik LRT, karena tidak panik maka kembali lah bersama teman-teman di stasiun KLCC.

Keluar dari stasiun, dari kejauhan terlihat twin tower yang menarik perhatian kami. Segera kami menuju ke sana untuk berfoto dan lihat-lihat layaknya seorang turis.

IMG-20180318-WA0000Dari Twin Tower kami bersama bergerak ke hotel tempat kami menginap dengan mengunakan jasa ojek onlain, akhirnya kami  sampai ke hotel untuk istirahat. Setelah istirahat sebentar kami lanjut jalan di seputaran hotel arah ke chow kit untuk mencari kuliner sekalian makan malam bermodalkan jalan kaki ke jalan chok kit. Setelah makan malam kamipun pulang untuk istirahat.

Batu Caves

Setelah kami istirahat di hotel, paginya  melanjutkan perjalanan ke Batu Caves dengan menggunakan jasa ojek onlain  langsung menuju ke Batu Caves. Batu Caves letaknya tidak terlalu jauh dari tempat penginapan kami.

IMG-20180311-WA0035Batu Caves, Malaysia

Melanjutkan perjalanan dari Batu Caves, kami menuju ke Pasar Seni yang terletak tidak jauh dari Batu Caves.
Pasar Seni memang biasanya dipakai untuk belanja, tak terkecuali dengan saya dan rekan. Akhirnya kami mondar mandir untuk mencari oleh-oleh untuk kami bawa pulang ke Aceh terutama Coklat.

Genting Casino

Hari Senin saya dan rekan kembali melanjutkan perjalana ke Genting highland untuk menuju ke Genting Highland bisa menggunakan bus Go genting dari KL sentral, ya lagi-lagi dari KL sentral.

Perjalanan ke Genting highland dari tempat ini memakan waktu sekitar 1.5 jam. Dan untuk tiketnya sendiri terbatas. Kami antri tiketnya jam 9 pagi dan mendapatkan bus ke Genting Highland untuk jam 10.30. Denger-denger jika weekend dan antrinya dari KL sentral maka harus dari pagi-pagi sekali.

Setelah turun dari bus, kami segera menuju tempat pembelian ticket masuk kereta gantung. Jadi untuk menuju Genting highland perlu menggunakan kereta gantung. Pemandangannya sangat luar biasa.

Turun dari kereta gantung, kami tiba di mall. Dan muter-muter mencari Genting casino yang terkenal itu dan akhirnya setelah sekian lama, ketemu juga.

 

Iklan
Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Pelepasan Peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) Tahun 2017

Banda Aceh, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga diidampingi Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Azhari, S.Ag  secara resmi lepas 14 peserta Jambore Pemuda Indonesia ( JPI )  Sumatera Barat Selasa  ( 14/ 11 ) di Hotel Arabia, Banda Aceh.

Dalam sambutannya Azhari mengatakan, peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) Aceh adalah duta Aceh,  maka dari itu jaga sikap dan etika selama berada di sana jaga nama Aceh di kancah nasional. 

Azhari juga mengucapkan selamat atas terpilihnya 14 pemuda/i terbaik hasil dari beberapa rangkaian seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu dibantu Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia (DPD PPMI ) Aceh. Tentunya sebagai perwakilan Aceh yang perlu di jaga adalah membawa nama Aceh agar tidak tercemar, untuk itu peserta agar dapat memberikan yang terbaik dalam setiap perlombaan yang diikuti.

Disamping itu juga bergaullah dengan siapa saja selama berada di sana. Karena pada prinsipnya kegiatan JPI bertujuan menyatukan seluruh pemuda Tanah Air dari perwakilan daerah masing-masing.

Dalam JPI tahun ini di dilaksanakan beberapa macam perlombaan, seperti lomba senam, dan pentas seni. Di samping itu juga digelar seminar dan workshop, dengan tujuan menyamakan persepsi seluruh pemuda. Firdaus( fd )

 

Dipublikasi di Umum | Meninggalkan komentar

DPD PPMI Aceh Memperingati Sumpah Pemuda ke-89 


Pemuda Indonesia Berani Bersatu

Banda Aceh – Peringatan Sumpah Pemuda diingatkan menjadi momentum untuk berani bersatu demi kemajuan dan kejayaan Indonesia. Harapan tersebut disampaikan Sekda saat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI dalam upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-89 di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (30/10) pagi.

Upacara ditandai dengan pengibaran sang saka merah putih. Selain itu juga Sekda membacakan teks Pancasila, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan sejarah lahirnya Sumpah Pemuda oleh anggota KNPI Aceh.

Dalam amanat Menpora yang dibacakan sekda, dipaparkan bahwa 89 tahun yang lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di sebuah di Jalan Kramat Raya, Daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.

“Sumpah pemuda terasa sangat mendalam karena berisikan cita-cita pemuda dan pemudi saat itu untuk mempersatukan seluruh rakyat dalam bangsa yang satu yaitu bangsa Indonesia. Melalui Sumpah Pemuda, segenap pemuda-pemudi diajak untuk saling menjaga tanah air Indonesia dalam hal apapun. Semenjak Indonesia menyatakan kemerdekaannya, maka setiap tanggal 28 Oktober Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda” ungkap Ketua DPD PPMI Aceh Deni Setiawan.

Sekretaris DPD PPMI Aceh Firdaus mengungkapkan “melalui semangat perjuangan pemuda dan pemudi pada era Sumpah Pemuda, seluruh pemuda kami ajak untuk menghayati kembali dan menerapkan semangat untuk berjuang dalam mencapai atau mendapatkan sesuatu sekalipun ada banyak rintangan yang dihadapi”.(phier)

Dipublikasi di Umum | Meninggalkan komentar

Milad ke 27 

Ya Allah, Ajarkan padaku agar tidak meminta kembali apa yang hilang, tapi ajarkan padaku untuk percaya bahwa apa yang Engkau berikan adalah yang terbaik. Kupasrahkan setiap tarikan nafasku, setiap langkahku hanya kepada-Mu sekarang dan selamanya. Semoga hari ini menjadi sebuah optimisme baru

Ya Allah,

Engkau ciptakan kami dari tiada, menjadi ada. Kemudian Engkau kembalikan kami kepada-Mu. Kehidupan kami berjalan dan berputar mengiringi dari masa kemasa sesuai dengan kehendak-Mu.

Ya Allah, Hari ini tiba juga saya di usia ini, Hari di mana saya harus menjadi lebih bijaksana, Hari di mana saya harus menjadi lebih dekat dengan-Mu, Hari di mana saya harus bisa menjadi teladan bagi orang lain

Ya Allah,

Tambahkan usia saya agar hidupku menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain, Tambahkan usiaku agar dapat lebih memandang hidup, Dengan penuh makna dalam kebesaran-Mu

Ya Allah,

Jadikanlah saya menjadi Hamba-Mu yang Khusyu’ dan Tawadhu, Dalam menerima hikmah dan berkah-Mu, Bertambah usia dalam hitunganku, Berkurang pula usiaku dalam hitungan-Mu

Ya Allah,

Terima kasih Engkau telah mengangkatku Menjadi makhluk dengan derajat yang tinggi diantara mahluk ciptaan-Mu

Terima kasih Engkau telah memberikan cahaya keimanan kepadaku, sehingga saya dapat lebih mengenal-Mu

Ya Allah,

Saya percaya bahwa Engkau akan selalu berikan yang terbaik untuk diriku, keluargaku, orang tuaku dan semua sahabat sejatiku, yang selalu peduli padaku

Hanya pada-Mu lah Saya senantiasa mengabdi dan hanya pada-Mu lah Saya memohon pertolongan.

Ya Allah,

Berikanlah petunjuk kepadaku agar aku selalu menjadi hambamu yang kuat, sabar dan ikhlas dalam menghadapi kehidupan ini,

Tuntunlah diri ini agar selalu menjadi pribadi yang bijaksana dalam menghadapi persoalan di dunia ini.

Ya Allah,

Jadikanlah aku termasuk ke dalam hamba-Mu yang senantiasa bersyukur terhadap rezeki dan anugrah yang Engkau berikan.
Semoga aku bisa memanfaatkan sisa umurku dengan seoptimal mungkin dengan kebaikan-kebaikan dalam berbagai bentuk.

Ya Rabbi …… dengan penuh harap aku memohon semoga Engkau meridhai setiap hembusan nafasku, detakan nadi dan jantungku, kejapan mataku, langkah kakiku dan setiap tindakan dari setiap komponen pada tubuhku.

Aku sadar hidup ini tidak ada keberkahan tanpa adanya penyesalan dan do’a yang ku panjatkan kepadamu.

Kabulkan do’a hamba-Mu ini Ya Allah..

Amiin…aamiin…aamiin…Ya Rabbal Alamiin.

Dipublikasi di Umum | Meninggalkan komentar

Makanan Khas untuk Berbuka Puasa “Ie Bu Peudah”

IMG_0429-0

 

Kuta Baro – Ada yang khas bagi warga Gampong Seupeu, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar saat Bulan Suci Ramadhan seperti saat sekarang. Mereka memiliki tradisi yang sudah turun temurun dilakukan, yakni memasak bubur kanji atau dalam bahasa Aceh disebut Ie Bu Peudah.

Makanan khas buka puasa ini diyakini warga berkasiat untuk kesehatan, karena adonannya dari bahan pokok beras, kelapa, dan campuran rempah seperti kunyit serta 44 jenis dedaunan berkasiat yang diambil dari hutan.

Ie Bu Peudah ini berkasiat untuk kesehatan pencernaan seperti, sakit maag dan lambung, makanan ini juga bagus untuk anak-anak atau orangtua,” kata salah seorang warga Gampong Seupeu.

Masakan Ie Bu Peudah ini, terdiri dari bahan pokok beras, kelapa parut, dan campuran rempah seperti kunyit, serta 44 macam jenis daun berkasiat yang diambil dari hutan, semua bahan ini telah disiapkan terlebih dahulu oleh warga, sejak menjelang bulan puasa tiba. Selanjutnya semua bahan diaduk dalam sebuah kuali besar dan dimasak selama tiga jam

44 jenis daun berkasiat dari hutan itu sudah dipersiapkan sebelum bulan puasa, sementara beras, kelapa dan sejumlah bahan lainnya sumbangan dari warga secara sukarela” kata dia.

Ie Bu Peudah ini memiliki aroma khas dan warna kecoklat-coklatan, atau sejenis makanan bubur dengan cita rasa sedikit pedas dan diyakini warga memiliki khasiat untuk pencernaan.  “Jika memakan sepiring ie bu peudah pada saat berbuka puasa, maka tubuh terasa segar dan ibadah tarawih dapat dilakukan dengan sempurna.

Ie Bu Pedah ini memang dimasak untuk dibagikan secara gratis kepada warga Gampong dan bagi siapa saja yang ingin menikmati masakan khas Ramadhan ini. Selama tiga jam lebih masakan ini diaduk dan siap disajikan. Selepas shalat ashar, warga dari berbagai kalangan baik anak-anak maupun orangtua mulai berdatangan ke dapur Meunasah untuk mengambil ie bu peudah yang dibagikan oleh petugas.

19030331_1681870285173713_6360553964244994789_n

Sementara itu, para pemuda yang secara bergantian setiap harinya memasak ie bu peudah selepas shalat zuhur, mengaku menikmati tugas yang dibebankan kepada mereka. Selain untuk menghabiskan waktu sambil menunggu tibanya waktu berbuka, aktivitas ini mereka anggap menjadi sebagai amal ibadah, karena memasak menu berbuka untuk warga yang menjalankan ibadah puasa. (Fd/Phier)

 

Dipublikasi di Umum | Meninggalkan komentar

– at Lampoh Salak

View on Path

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

– at RumohUrengTuha

View on Path

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar